Wednesday, June 10, 2015

2015 #R12 >> Rina Kartomisastro - Dear Mantan

Written by ninda anindita at 6/10/2015 09:41:00 AM

Judul                     : Dear Mantan
Pengarang          : Rina Kartomisastro
Penerbit              : Senja
Tebal                     : 224 halaman
Cetakan               : Pertama, 2015
ISBN                      : 978-602-255-880-4

Jika kenangan seumpama benda, aku memilih membuang semuanya. Namun, jika ada satu yang harus disimpan, aku memilihmu, kamu adalah kenangan terindah sejauh apa yang kuingat.
Mungkin terdengan berlebihan. Tetapi, kenyataannya, perasaanku kepadamu selalu berlebih. Sekeras apa pun kumelupakan, sejauh apa pun ku berlari, kamu teteap menghantui.
Tetapi… aku bisa apa, jika kamu tak lebih dari mantan saja?

Di antara sekian banyak orang yang tidak menyadari bahwa mantan adalah bagian dari masa lalu, siapa sangka bila selebriti cantik papan atas seperti Alea Pita termasuk di dalamnya.
Mantan yang sudah lama menghilang, tiba-tiba saja muncul. Alea mulai mengabaikan karier dan orang-orang yang peduli padanya, hanya demi sang mantan. Duh!
Tetapi, apa jadinya, bila sang mantan membuat kehidupannya yang sempurna, sedikit demi sedikit mulai hancur berantakan?
***
Alea Pita, seorang selebriti yang sedang naik daun digembar-gemborkan sedang berpacaran dengan lawan mainnya, Arlan Peters. Semua fansnya dan fans dari Arlan pun mendukungnyaa. Mereka menyebutnya Arleans. Namun, hal itu ternyata hanyalah setting-an. Semua orang dikejutkan dengan rumor bahwa Alea sebenarnyaa masih belum bisa melupakan mantan kekasihnya.
Ya, Alea memang belum bisa melupakan bayang-bayang mantannya. Mantan yang sudah menemaninya selama beberapa tahun dan hilang begitu saja tanpa ada kabar yang jelas. Namun, sang mantan justru hadir ketika Alea dan Arlan sedang melakukan konferensi pers. Focus Alea pun terpecah. Ia akhirnya memutuskan untuk mengikuti bayangna WIsnu daripada menyelesaikan masalahnya sendiri.
Kehadiran Wisnu yang tidak diduganya justru membuat kariernya semakin berantakan. Semua kontak kerja mendadak dibatalkan secara sepihak. Alea merasa berada di titik terendah dalam kariernya. Namun, Alea justru melakukan tindakan lainnya. Ia memilih untuk pulang padahal ia tahu resikonya jika ia memilih pulang.
Dunia keartisan memang tidak semegah dan semenarik angan kita. Selalu saja ada konflik di setiap karya yang dihasilkan. Hal itu pulalah yang dialami oleh Alea. Namun, dia belajaar dan memilih untuk berubah.

@aninditaninda

0 responses:

Post a Comment

 

Galerie des Livres Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos