Wednesday, May 20, 2015

2015 #R12 >> Endang SSN - The Photographer

Written by ninda anindita at 5/20/2015 02:16:00 PM


Judul                     : The Photographer
Pengarang          : Endang SSN
Penerbit              : de TEENS
Tebal                     : 260 halaman
Cetakan               : Pertama, Maret 2015
ISBN                      : 978-602-296-085-0

“Ayah nggak keberatan kamu merasakan seperti apa fotografi, tapi bukan untuk jadi cita-cita. Apalagi jalan hidup. Fotografi nggak akan pernah memberi kamu apa-apa!”
Larangan sang ayah tak menyurutkan tekad Rasta untuk tetap memotret. Banyak yang harus dikorbankan Rasta untuk mengejar mimpinya menjadi fotografer.
Apakah impiannya berhail mewujud? Atau pengorbanan Rasta tak sebanding dengan kenyataan yang ia hadapi.
Ikuti kisah sang fotografer, pengarsip kejadian di balik lensa, hingga zaman berganti dan cerita akan berulang atau terhenti.
***

Rasta harus rela menggantung kamera dan kuliah di kedokteran. Tidak ada pilihan lain dan tidak ada tawar menawar. Setidaknya itulah yang dikatakan oleh ayahnya. Kecintaan Rasta kepada dunia fotografi memang suah merubahnya. Ia seperti terlahir da nada untuk fotografi. Tidak untuk yang lainnya. Namun, siapa sangka orang yang memperkenalkannya kepada dunia fotografi justru memaksanya mundur tanpa alasan yang jelas.
Rasta tak mau menjadi anak durhaka. Ia tahu ia harus berbakti kepada orang tua dan membalas semua jasa-jasanya. Apalagi hanya ayahnyalah yang selama ini membesarkannya. Dengan hati yang mantap, ia berusaha untuk mengikuti kemauan ayahnya untuk kuliah di Surabaya. Namun, bukan di kedokteran. Rasta memiliki untuk berkuliah di Desain Komnikasi Visual. Ia berpikir jurusan tersebut tidak akan berbeda jauh dengan dunia fotografi yang sedang diminatinya.
Rasta sudah berjanji untuk menggantukan kameranya ketika tiba di Surabaya. Namun, pertemuannya dengan Angga justru membuatnya terbuka dengan wawasan dan teknik-teknik baru di dunia fotografi. Ia pun melupakan semua janjinya. Angga membuatnya kembali jatuh cinta dengan dunia fotografi untuk yang kesekian kalinya.
You gain one, you lose one. Hal ini pulalah yang diterima oleh Rasta. Nilai kuliah Rasta hancur. Keaktifannya dalam berbagai kompetisi fotografi membuatnya lalai untuk belajar dan mengerjakan tugas-tugas kuliahnya.
Namun, dengan segala jerih payah yang ada, Rasta pun akhirnya berhasil untuk menjadi fotografer yang namanya selalu diagung-agungkan oleh teman-teman satu perusahaan dan beberapa klien kerjanya.
***
Penulis berusaha untuk menjelaskan bahwa mimpi sebesar apapun dapat terwujud walaupun rintangan sebesar apapun akan menghadang. Penulis pun mencantumkan kata-kata bijak di setiap konflik yang ada. Namun, kata-kata bijak tersebut tidak ditempatkan secara bijak di dalam cerita. Banyak quotation yang terkesan terlalu dipaksakan untuk ditaruh di beberapa plot cerita. Tidak hanya itu, beberapa konflik dan plot pun serasa dipaksakan untuk ada di dalam cerita. Beberapa dari mereka tidakalah penting sehingga jika dihilangkan pun tidak akan terlalu masalah. Sebaiknya penulis lebih bijak lagi dalam menyusun outline yang akan digunakan untuk menulis cerita nantinya.
@aninditaninda

0 responses:

Post a Comment

 

Galerie des Livres Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos