Saturday, February 7, 2015

2015 #R2 >> Paramita Swasti Buwana - Pasangan Labil

Written by ninda anindita at 2/07/2015 09:39:00 PM

Judul                     : Pasangan Labil
Pengarang          : Paramita Swasti Buwana
Penerbit              : PT Elex Media Komputindo
Tebal                     : 207 halaman
Cetakan               : Pertama, 2014
ISBN                      : 978-602-02-5607-8

Disebut-sebut sebagai pasangan yang tak akan pernah akur—sampai hari kimat—di kampus, membuat Dira dan Angga harus menutupi pernikahan yang sudah mereka jalani selama beberapa bulan ini. Status sebagai musuh bebuyutan mengharuskan mereka menutup rapat rahasia terbesar dalam hidup mereka untuk saat ini, termasuk dari sahabat mereka. Peran sebagai ‘musuh seumur hidup’ itu harus dilaksanakan sebaik mungkin, mengingat status mereka juga masih menjadi anak kuliahan. Jangan sampai status menikah ini mengakibatkan salah satu dari mereka tidak bisa meraih impiannya. Melakoni status sebagai musuh di kampus dan melaksankan tanggung jawab sebagaisuami/istri—dalam satu hari—ternyata sangat menguras emosi. Tapi bagaimana jadinya jika Dira malah hamil? Atau Dira dijodohkan oleh sahabatnya dengan orang lain? Belum lagi kesalahpahaman lain yang membuat keduanya merasakan cemburu satu sama lain. Menjadi pasangan labil itu benar-benar melelahkan.
***

Nah, bingung, kan, apa yang terjadi sama Dira dan Angga? Jadi, sebenarnya mereka adalah sepasang manusia yang terkenal tidak pernah akur di manapun, ngg kecuali di rumah. Di kampus, Angga selalu saja bikin ulah untuk membuat Dira berteriak histeris sampai ingin menjambak rambut Angga. Namun, di rumah mereka adalah sepasang suami istri yang sangat mesra, yang merasa saling membutuhkan dan tidak bisa jauh dari pasangannya.
Lalu, kenapa mereka merahasiakan status pernikahan mereka? Mungkin ada beberapa alasan yang akan mereka ajukan, tapi yang jelas, Angga ingin kerja di salah satu perusahaan yang mengharuskan karyawannya untuk tetap single. Namun, yang terjadi adalah Dira benar-bena hamil dan harus jujur kepada kedua sahabatnya. Dira tidak bisa membayangkan kspresi kecewa pada kedua sahabat tercintanya itu. Angga pun harus bersujud di depan kaki Lea agar ia mau memaafkan Dira.
Hmm. Ribet, sih. Ya kalau mau nikah ya nikahlah. Ga perlu ngumpet-ngumpet segala.  Kalau mau ngejar cita-cita, ya, mending selesain dulu kuliahnya. Cuman ga setiap orang bisa berpikiran praktis seperti ini. Kebanyakan pasti membuat ribet apa yang sudah tersedia praktis.
Bingung. Kenapa buku gratisan yang saya pilih dari Blogger Buku Indonesia pasti absurd. Seperti pada buku Istriku(tu) Kupreeettt…. yang saya resensi beberapa bulan yang lalu. Namun, ke-absurd-annya lah yang membuat saya rilex. Saya bisa tersenyum sampai tertawa terpingkal-pingkal karena ulah para tokohnya. Kekonyolan Angga yang selalu terjadi di waktu yang tidak semestinya membuat saya gemas dengan Angga. Ingin rasanya ikut-ikutan Dira untuk menjambak rambuk Angga sekuat tenaga. Buku ini bisa dibaca di sela-sela kesibukan yang sangat menyita waktu agar kita tidak terlalu sibuk dengan apa yang kita kerjakan. Beristirahatah sejenak dan tertawa bersama para pasangan labil.


Salam hangat,

@aninditaninda

1 responses:

Rico Martha R. on February 8, 2015 at 1:59 PM said...

Wah kirain full romens. Ternyata ada kocak2nya juga ya. Penasarann.. x)

Post a Comment

 

Galerie des Livres Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos