Tuesday, December 30, 2014

2014 #R27 >> Marianne Andre - Yunani; Di Gerbang Parthenon

Written by ninda anindita at 12/30/2014 07:31:00 AM

Judul                     : Yunani; Di Gerbang Parthenon
Pengarang          : Marianne Andre
Penerbit              : PING!!!
Tebal                     : 404 halaman
Cetakan               : Pertama, 2014
ISBN                      : 978-602-255-688-6

“Sebentar lagi, saat matahari menghilang,langit gelap gulita, lampu-lampu di Acropolis dinyalakan, kalin akan semakin terpesona oleh keindahannya. Kalian bisa terbawa suasana, merasa seakan berada di masa lampau.” (hal. 33)

Dengan segala daya upaya, Alex berusaha membujuk Blue untuk ikut berlibur ke Athena. Sikap keras kepala Blue tidak juga melnggugurkan niat Alex. Akhirnya, dengan berbagai pertimbangan, Blue pun menerima tawaran dari Alex dan kedua saudaranya yang lain.
Di Athena, mereka disuguhi berbaagai pemandangan yang sangat memanjakan mata. Namun, kejadian aneh harus menimpa Blue. ia tejatuh ketika hendak menaiki tangga terakhir menuju Parthenon. Ia tetap berada di Parthenon ketika terbangun, tapi ia berada di abad yang berbeda.
Tinggal bersama keluarga Nyonya Ione membuat Blue merasa nyaman. Ia belajar memahami bagaimana tradisi asli masyarakat pemuja Dewi Athena tersebut. Ia belajar bagaimana hukum di tanah Yunani tersebut berlangsung. Dari Arkhos ia belajar bagaimana menjadi pemimpin yang semestinya. Bukan menjadi seorang pemimpin yang terus-menerus duduk di belakang meja menunggu prajuritnya mati di medan perang.
Di belahan dunia lain, Red, kembaran Blue, berusaha sekuat tenaga untuk mengembalikan roh Blue ke tempat asalnya. Ke tempat di mana Blue seharusnya berada. Berbagai cara telah dilakukannya tapi Blue belum bisa merasakan kehadiran Red. Justru Blue sedang terperangkap asmara bersama Arkhos, yang semuanya terasa mustahil.
“Sudah seharusnya Blue menikah. Tapi, Blue bukan penduduk asli Athena. Dia tidak diizinkan menikah dengan laki-laki Athena.” (hal. 144)
Penulis membuat atmosfer Athena pada masa lalu sangat jelas terasa. Hukum yang sangat kuat, juri-juri di pengadilan, dan kehadiran Socrates muda di kehidupan Blue sangatkah indah. Sebagai pembaca, saya berharp Blue akan mengikuti diskusi-diskusi Socrates beberapa kali. Hanya untuk mempertegas aura sang filsuf saja. Alasan mengapa ia dibenci oleh beberapa orang di seluruh penjuru Athena.
Saya juga ingin kisah Blue tidak hanya berujung pada kisah cintanya dengan Arkhos. Namun, Blue juga merasakan bagaimana hancurnya bangunan-bangunan megah di Accropolis. Setelah itu, saya berharap Blue dapat menemukan patung-patung Dewi Athena yang masih tersembunyi di bawah tanah.
Sulit memang, tapisebagai pembaca saya benar-benar mengharapkan hal tersebut benar-benar terjadi.
Salam resensor,

@aninditaninda

0 responses:

Post a Comment

 

Galerie des Livres Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos