Thursday, October 30, 2014

2014 #R22 >> Hardy Zhu - Angela; Semoga Waktu Tak Hapuskan Ingatanku Tentangmu

Written by ninda anindita at 10/30/2014 09:43:00 AM

Judul                  : Angela; Semoga Waktu Tak Hapuskan Ingatanku Tentangmu
Pengarang          : Hardy Zhu
Penerbit             : de TEENS
Tebal                 : 172 halaman
Cetakan             : Pertama, September 2014
ISBN                 : 978-602-279-059-4
Oke, kubuka dengan cepat bungkusannya dan mulai membaca novel yang berjudul “IF”. –Angela (hal. 37)

Rasa sesal menghampiri Angela ketika ia mengambil novel secara acak dan membayarnya.  Namun, Gifty berkata, don’t judge a book by it’s cover. Benarkah? Angela pun mencoba untuk membacanya. Gifty benar. Apa yang terlihat buruk di luar tidak berarti isinya pun ikut buruk. Angela justru menikmati setiap alur yang dibawakan oleh si penulis. Ia juga mencoba untuk menerka satu hal.
Sandi teman masa SMP-nya hadir dengan perubahan yang sangat drastis. Ia mencoba untuk terus mencuri perhatian Angela. Memberinya segala perhatian yang ia punya… dan juga kado terindah bagi Angela. Ia memberikan tiket pesawat agar Angela bisa bertemu dengan penulis idolanya, Azka. Sandi berharap setelah ini Angela akan memilihnya.
Sayang, Angela justru semakin risi dengan perlakuan Sandi terhadapnya. Ia ingin bebas dari kukungan Sandi. Ia rela berbohong demi menemani Azka. Hingga semuanya pun terkuak.
@Azka_fahrezi, Ka, sekarang aku ada di acaramu. Kamu di mana? Lagi ngumpet, ya? :D –Angela (hal. 89)
Penulis menceritakan semuanya dengan lancar dan gamblang. Hal ini membuat alur cerita sangat mudah ditebak. Pertemuan antara Angela dan Azka prtama kali dibuat sedemikian mudah sehingga terlihat agak tidak masuk akal. Setiap adegan dibuat ringkas dan cepat seolah-olah penulis ingin segera merampungkan tulisannya. Kehadiran Pak Oby justru membuat pembaca bingung apa yang ingin disampaikan oleh penulis.
Catatan-catatan kecil Azka itu buat dadaku seketika berlubang. Kebersamaan kami selama ini dan kehangatan yang ia berikan padaku ternyata hanya ilusi. Dia tidak melihatku sebagai Angela. –Angela (hal. 170)
Salam resensor,

@aninditaninda

0 responses:

Post a Comment

 

Galerie des Livres Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos